Bandar Lampung (10/11/2023) Ada hal yang berbeda di SMP Kartika II-2 Bandar Lampung Hari jumat yang lalu adalah hari yang spesial karena sedang diselenggarakan pemilos (Pemilihan OSIS) untuk masa bakti 2023/2024 .Kegiatan Demokrasi sekolah ini di gelar selayaknya pemilihan umum tahapan tersebut mulai dari jadwal pendaftaran, verifikasi data calon, pengundian nomor urut, masa kampanye, penyampaian visi & misi kandidat.
Pemilihan OSIS Ini di ikuti 4 Kandidat calon osis
![]() |
| Kandidat Nomor Urut 1 Yaitu Raya Rambu Yustisia (8B) dan Dzakira Esta Fahima (7D) |
Kandidat Nomor Urut 2 Aulia Hayatisyifa Aderie (8A) dan Keola Ayana Athifa (7B)
![]() |
| Kandidat Nomor Urut 3 yaitu Cantika Salsabila (8A) dan Muhammad Dzaky Faizhardhani (7B) |
![]() |
| Kandidat Nomor Urut 4 Naifa Agni Janeeta (8A) dan Lanang Danadyaksa Atmaja (7B) |
Pemilihan OSIS tersebut di bagi tiap bagian tahapan yakni :
- memverifikasi pemilih yang datang
- memberikan kertas suara
- mengarahkan pemilih ke bilik suara
- menjaga kotak suara
- menjaga tinta di pintu keluar
- menjaga keamanan TPS
Orang yang memiliki hak suara adalah Guru, Siswa, pegawai TU, karyawan . Sebelum dilaksanakan Pemilos masing-masing TPS harus mempublikasikan DPT (Daftar Pemilih Tetap) Kertas suara dikatakan sah apabila pencoblosannya sesuai ketentuan.
Kepala SMP Kartika II-2 Bandar Lampung Bapak Junaidi A,M.Pd mengatakan, pemilihan Ketua dan Wakil Ketua OSIS ini bertujuan agar siswa mengenal proses demokrasi di Indonesia. Kemudian menumbuhkan rasa bertanggung jawab, kesadaran politik, dan sikap kritis. Pendidikan politik ini menyiapkan siswa atau generasi muda untuk berkarya dan berpartisipasi aktif dalam masyarakat di bidang sosial dan menyiapkan jiwa mereka untuk mengemban tanggung jawab serta memberikan kesempatan menunaikan hak dan kewajibannya,”
Kekreativitasan siswa-siswi SMP Kartika II-2 Bandar Lampung tersebut patut diacungi jembol. Di balik kekreatifan kegiatan Pemilu tersebut tentu tak luput campur tangan Bapak Rifki Ahlan Ramadhan S.Pd & Ibu Merissa S.Pd selaku pembina OSIS. Saat dikonfirmasi, guru pengampu bidang studi IPS & Bimbingan Konseling tersebut menjelaskan bahwa dirinya hanya memberikan saran kepada siswa-siswinya untuk menyelenggarakan pemilihan OSIS berbeda dengan tahun sebelumnya dan pemilihan OSIS ini dilakukan selayaknya pemilu sebagai pembelajaran berdemokrasi.
.jpeg)



.jpeg)
.jpeg)








Mantul Cui
BalasHapus😁😁
BalasHapus